Menu

Kiper Persebaya Mendapatkan Program Peningkatan Insting dan Kelihaian

Kiper Persebaya Mendapatkan Program Peningkatan Insting dan Kelihaian

Kiper Persebaya Mendapatkan Program Peningkatan Insting dan Kelihaian

Asci2016.com – Di pemusatan latihan di Yogyakarta Persebaya Surabaya tak hanya melatih kemampuan, namun juga mereka melatih lagi kemampuan para penjaga gawang. Hal tersebut bagian evaluasi yang dilakukan para pelatih Persebaya setelah Piala Presiden 2018 berakhir.

Dalam Piala Presiden 2018, di perempat final ketika Persebaya Surabaya melawan PSMS Medan di Stadion Manahan, Solo 3 Februari 2018 dengan skor akhir 3-3 hingga waktu selesai.

Miswar Saputra yang saat itu menjaga gawang Persebaya, dua kali kebobolan gol cepat pada awal babak pertama dan kedua. Di Piala Presiden 2018 Persebaya Surabaya hanya kebobolan empat gol dalam empat pertandingan.

“Kiper posisi yang sangat strategis dalam tim. Penampilan mereka bisa memengaruhi mental dan performa seluruh pemain dalam lapangan,” kata Miftahul Hadi, pelatih kiper Persebaya.

Pelatih kiper Persebaya memberikan tantangan kepada kiper dengan bola yang ditembak ke berbagai arah gawang dan banyak menu latihan diberikan untuk menambah kelincahan, kecepatan, dan reaksi penjaga gawang.

Miswar, Dimas Galih, Alfonsius Kelvan, dan Stevanno Pietersz, empat kiper yang dimiliki Persebaya diharuskan menangkis bola yang ditendangkan dalam kecepatan berubah-ubah dengan bola yang digunakan memiliki ukuran yang berbeda.

“Mereka saya latih dengan berbagai jenis bola, mulai ukuran normal, kecil hingga bola yang dipakai dalam olahraga american football. Program seperti ini cukup efektif untuk meningkatkan insting dan kelihaian penjaga gawang,” imbuh pelatih kiper 52 tahun itu.

Menurut Hadi, berlatih dengan berbagai macam bentuk bola akan melatih kecepatan reaksi. Bola bentuk lonjong yang digunakan dalam olahraga american football membantu para kiper Persebaya agar siap dengan pergerakan bola liar.

“Kalau menggunakan ukuran bola yang jauh lebih kecil akan mengasah kejelian dan kecepatan terhadap tendangan lawan yang keras dan cepat,” ujar eks pelatih kiper Persela Lamongan dan Gresik United itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *