Menu

Septian David Maulana Tak Merasa Tersaingi Egy Maulana di Timnas Indonesia

Septian David Maulana Tak Merasa Tersaingi Egy Maulana di Timnas Indonesia

Septian David Maulana Tak Merasa Tersaingi Egy Maulana di Timnas Indonesia

Asci2016.com – Pemain muda asal Mitra Kukar Septian David Maulana selalu menjadi pemain starter Timnas Indonesia sejak SEA Games 2017 Namun, posisinya belakangan terancam dengan naiknya performa Egy Maulana Vikri.

Egy Maulana Vikri yang tampil menawan di Timnas Indonesia U-19 dengan menjadi top scorer Piala AFF U-18 2017 dengan sumbangsih delapan gol dan belum lama ini Egy dikontrak klub Polandia, Lechia Gdansk

Luis Milla pelatih Timnas Indonesia U-19 kagum dengan skill individu serta ketajaman Egy kemudian memberi promosi ke sang pemain ke dalam skuat Timnas Indonesia U-23 yang akan melakoni uji coba internasional melawan Singapura, Rabu 21 Maret 2018.

Septian sendiri mengatakan menikmati perannya sebagai gelandang serang di Timnas Indonesia. Sang pemian pun membuang kesempatan bermain di luar negeri agar bisa jadi pilihan Luis Milla saat Asian Games 2018.

Pada ajang SEA Games 2017 lalu, Septian menjadi pemain paling tajam di Timnas Indonesia U-22, dengan mencetak tiga gol. Di sejumlah laga uji coba sepanjang tahun lalu Septian konsisten menjaga ketajaman.

“Saya melihat Coach Milla membutuhkan seorang pemain dengan level ketajaman yang sama dengan saya. Sosok itu ia temukan di Egy. Kami bermain tidak sebagai striker, tapi gelandang serang atau terkadang second striker serta penyerang lubang. Kami diposisikan menjadi pemain pemecah kebuntuan,” ujar Septian

Septian pun tidak merasa tersaingi dengan kehadiran Egy Maulana Vikri. Menurutnya Timnas Indonesia butuh memiliki kedalaman, terutama di posisi-posisi krusial. Kehadiran Egy diyakini akan membuat kekuatan lini serang Timnas Indonesia level senior dan U-23 lebih tajam.

“Egy pemain bagus. Kehadirannya akan sangat membantu. Soal keputusan pelatih memilih saya atau atau Egy tak menjadi soal. Prinsipnya pelatih tahu yang terbaik bagi tim,” papar Septian.

“Coach Milla pelatih bagus, saya menikmati metode latihannya. Permainan saya sangat berkembang di tangan dia. Saya jadi pemain serbabisa, yang bisa bermain di beberapa posisi,” ucap Septian.

Timnas Indonesia U-23 dinilai Luis Milla tak memiliki striker yang haus akan mencetak gol. Dalam sejumlah uji coba Milla seringkali mencoba-coba kemampuan sejumlah pemain, seperti penyerang Almere FC Ezra Wallian saat di SEA Games 2017 namun Luis Milla menilai Ezra tak terlalu tajam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *