Menu

Indra Sjafri Fokus Berikan Materi Penguasaan Bola di Lini Tengah

Asci2016.com – Pada pertandingan uji coba di Stadion Manahan, Solo, Senin (28/5/2018), Timnas Indonesia U-19 ditumbangkan 0-3 oleh Persis Solo. Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri menilai timnya kehilangan karakter permainan cepat dengan kombinasi umpan-umpan pendek yang selama ini dijalankan.

Dalam pertandingan tersebut Timnas Indonesia U-19 terlihat lebih banyak bermain dengan umpan-umpan panjang yang mampu diantisipasi Persis Solo. Indra sebut pola tersebut tak berjalan efektif.

“Kami masih mencari karakter permainan seperti yang sudah berjalan sebelumnya. Permainan cepat satu-dua sentuhan yang selama ini jadi ciri khas memang hilang saat lawan Persis,” kata Indra Sjafri setelah memimpin latihan di Stadion Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu (30/5/2018).

Indra Sjafri yang dikenal sebagai pelatih yang menggunakan pola permainan tiki-taka ala Barcelona. Saat era Evan Dimas dkk, Timnas U-19 tampil apik dengan permainan cepat dan bola pendek. Pola serupa juga digunakan saat ajang Piala AFF U-18 tahun lalu. Egy Maulana Vikri dkk berhasil menampilkan pola permainan cepat dan atraktif.

Indra menambahkan, dirinya akan fokus memberikan materi pada penguasaan bola di lini tengah. Ia belajar dari kekalahan uji coba melawan Persis Solo, para pemain dinilai terlalu mudah kehilangan bola.

“Memang butuh waktu untuk mengembalikan mind set apalagi ada muka-muka baru juga, butuh waktu untuk memunculkan chemistry,” papar mantan pelatih Bali United itu.

Timnas Indonesia U-19 sendiri masih memiliki satu agenda uji coba sebagai penutup rangkaian TC di Yogyakarta yaitu uji coba melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (2/6/2018).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *